Menkumhan Sindir soal RKUHP: Kami Anggap Produk Belanda Ini Top Markotop!

Oleh Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Hukum dan HAM (Menkumhan RI) Yasonna Laoly menyindir Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang masih jadi kontroversi.

Yasonna pun menanyakan mengapa RKUHP produk Belanda tersebut digga kini masih banyak yang tak diubah untuk diubah.

“Pertanyaannya adalah ada dua soal, yang pertama, apakah kita teramat bangga dengan pruduk Belanda ini sehingga kita tidak mau rubah?”

Yasonna pun menyindir mungkin RKUHP dianggap paling top sehingga tidak mau diubah. Padahal, Belanda sendiri telah mengubahnya.

“Kita menganggap pruduk Belanda ini top markotop tidak perlu kita rubah, hebat. Padahal, Belanda sudah mengubah,” ujarnya.

Ia juga bertanya apakah Indonesia tidak mampu membuat kodifikasi KUHP sendiri.

“Kedua, apakah kita tidak mampu membuat KUHP kodifikasi kita sendiri? Kan ini kan masalah,” tulisnya.

Lebih lanjut, Yasonna mengatakan pada Sabtu (20/8/2022) besok, besok akan memulai sosialisasi RKUHP.

Yasonna mengaku Kemenkumham akan kembali melakukan sosialisasi RKUHP setelah mendapat perintah dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).


Sumber: Tribunews

Baca:  Liga Spanyol - Alasan Eks Barcelona Sebut Nico Gonzalez Layak Jadi Penerus Sergio Busquets

Leave a Reply

Your email address will not be published.